Blogger templates

Free Dale Walking ani - Help Select Cursors at www.totallyfreecursors.com

Rabu, 13 Februari 2013

materi TIK kelas 9 bab 2


Rangkuman Materi TIK Bab 2 Kelas 9
A. Sistem Jaringan 
Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer yang dihubungkan satu sama lain menggunakan potokol Transmission Control Protokol (TCP/IP) Keuntungan dari jaringan komputer :

• Memungkinkan terjadinya pengintegrasian data dari berbagai transaksi ke pusat pengolahan data.
• Setiap proses data tidak harus dilakukan disatu komputer, tetapi dapat didistribusikan ke komputer lain dengan menggunakan jaringan komputer sehingga dapat mengurangi terjadinya kemacetan arus proses.
• Proses komunikasi akan menjadi lancar dengan adanya jaringan komputer.
• Dengan adanya jaringan komputer, beberapa komputer dapat saling memanfaatkan peralatan atau sumber daya bersama-sama, misalnya printer dan hard disk.
• Dengan menggunakan jaringan komputer, data atau aliran informasi akan dapat didistribusikan dengan baik.
 
Jaringan komputer dikelompokkan berdasarkan luas area yang dapat dijangkau atau dilayani.
1. Jaringan Lokal (LAN)
Jaringan LAN (local Area Network) adalah sebuah jaringan yang tidak begitu luas jangkauannya atau hanya bersifat lokal. Jaringan LAN biasanya merupakan jaringan pribadi dan hanya menghubungkan komputer-komputer dalam satu kantor, gedung, sekolah atau kampus.
Jaringan LAN dapat berupa komunikasi dua buah PC dan sebuah printer atau jaringan yang lengkap termasuk fasilitas komunikasi suara, gambar dan gambar bergerak. LAN juga menyediakan fasilitas seperti berikut.
a. Resource sharing,yaitu pemakaian sumber daya bersama (file, printer, modem, dan faksimile) yang terpasang pada server.
b. Information sharing, yaitu pemakaian bersama program aplikasi dan data yang tersimpan dalam suatu jaringa (server)
c. Network Access, yaitu jaringan dimana pengakses dapat mengakses jaringan yang lebih luas lagi atau yang lebih dikenal dengan Wide Area Network (WAN).
Jarak jangkauan LAN dibatasi hanya beberapa kilometer saja. Selain itu, medium dan topologi yang digunakan untuk jaringan LAN biasanya hanya satu jenis. Topologi sering sering juga diartikan hubungan antar-node. Node adalah computer dan perangkat penghubung dalam sebuah jaringan. Dua atau lebih perangkat disambungkan untuk membentuk link. Selanjutnya, dua atau lebih link akan membentuk topologi. Topologi yang sering digunakan jaringan LAN, yaitu bus, ring, dan star.
a. Topologi Bus
Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Topologi bus memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut.
1. Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup di mana sepanjang kabel terdapat node-node.
2. Umumnya digunakan karena sederhana dalam instalasi.
3. Sinyal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision (dua paket data tercampur).
4. Permasalahan terbesar terjadi saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus maka seluruh jaringan akan terhenti.
b. Topologi Ring
Topologi ring adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Topologi ring memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut.
1. Lingkaran tertutup yang berisi node-node.
2. Sederhana dalam instalasi.
3. Sinyal mengalir dalam satu arah sehingga menghindari terjadinya collision. Hal ini memungkinkan pergerakan data yang cepat dan deteksi terjadinya collision yang sederhana.
4. Permasalahan sama yang muncul sama dengan topologi bus.

c. Topologi Star
Topologi star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah. Topologi star memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut.
1. Setiap node berkomunikasi langsung dengan node pusat. Lalu lintas data mengalir dari node ke node pusat dan kembali lagi.
2. Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke node pusat.
3. Keunggulannya adalah jika satu kabel node terputus, node yang lain tidak terpengaruh.
4. Dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menangani satu lalu lintas node.

2. Jaringan Metropolitan (MAN)
Jaringan metropolitan adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

3. Jaringan Luas (WAN)
Jaringan luas adalah jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
B. Model Jaringan
 
Ada beberapa model jaringan Internet, antara lain jaringan client-server dan jaringan ujung ke ujung (peer-to-peer network).
1. Jaringan client-server
Jaringan klien-server pada ddasaranya ada satu komputer yang disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien(client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini yang akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database server dan sebagainya.Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitascakram keras {harddisk), maupun kecepatan prosessornya.
2. Jaringan Ujung ke Ujung
jaringan ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya.Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.

C. Perangkat Keras untuk Akses Internet
Untuk menghubungkan computer pribadi dengan jaringan Internet. Kita dapat memanfaatkan jalur telepon yang terdapat di rumah atau di kantor. Selain itu, masih diperlukanbeberapa alat agar Internet bisa tersambung. Secara umum, komponen perangkat yang diperlukan untuk menghubungkan diri dengan internet adalah sebagai berikut.
1. Modem (Modulator Demodulator)
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkanDemodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh dua-arah umumnya menggunakan bagian yang disebut "modem", seperti VSAT, Microwave Radio, dan lain sebagainya, namun umumnya istilah modem lebih dikenal sebagai Perangkat keras yang sering digunakan untuk komunikasi pada komputer.
Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital diberikan kepada modem untuk diubah menjadisinyal analog, ketika modem menerima data dari luar berupa sinyal analog, modem mengubahnya kembali ke sinyal digital supaya dapat diproses lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan melalui beberapa media telekomunikasi seperti telepon dan radio.
Setibanya di modem tujuan, sinyal analog tersebut diubah menjadi sinyal digital kembali dan dikirimkan kepada komputer. Terdapat dua jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal dan modem internal.
a. Modem Telepon
Modem telepon biasanya digunakan untuk melakukan sambungan internet secara dial-up, yaitu sambungan Internet secara sementara. Penggunaan melakukan koneksi Internet jika membutuhkan saja. Modem ini menggunakan saluran telepon sebagai media transmisi. Kelamahan dari modem ini adalah pengguna tidak bisa menggunakan saluran telepon untuk melakukan panggilan telepon selama menggunakannya untuk koneksi Internet. Selain itu, kecepatan transfer datanya relative lebih rendah, yaitu mencapai 56 kbps.


b. Modem Kabel
Modem Kabel (bahasa Inggris: cable modem), adalah perangkat keras yang menyambungkan PC dengan sambungan TV kabel. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan maksimum 27 Mbps downstream (kecepatan unduh ke pengguna) dan 2,5Mbps upstream (kecepatan unggah dari pengguna). Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu eternet.
Di dalam jaringan rumah, kabel dari "TV kabel" menggunakan kabel koaksial dan dipasang sebuah "pemisah saluran" (splitter) kabel. Setelah kabel jaringan melewati splitter, kabel tersalur dalam dua saluran, satu ke TV dan satu lagi ke modem kabel. Dari modem kabel baru menuju kartu eternet dan kemudian ke komputer.
c. Modem ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line)
Modem ADSL memungkinkan berselancar Internet dan
menggunakan telepon analog secara bersamaan. Modem ini cukup menggunakan satu saluran telepon, si mana sistemnya bisa membedakan antara transmisi data dengan frekuensi tinggi dan transmisi suara pada transmisi rendah
2. Jaringan Telepon
Jaringan telepon atau Public Switched Telephone Network (PSTN) merupakan jaringan telepon yang ada di kantor atau rumah. Jaringan telepon sering juga disebut dengan line telepon. Melalui kabel telepon yang terhubung ke modem, data dan informasi dikirimkan ke tujuannya.
3. Komponen Hardware Lain
Selain perangkat utama untuk akses Internet, yaitu modem dan jaringan telepon, terdapat perangkat tambahan untuk mendukung akses Internet. Berikut ini beberapa komponen hardware tambahan pada jaringan Local Area Network (LAN).
a. Hub
 
Hub merupakan alat penghubung antarkomputer. Fungsi hub adalah suatu alat penerima paket data dari suatu computer di ujung salah satu topologi star dan menyalin seluruh isinya ke seluruh alat dan computer lain.
b. Kabel dan Konektor
Kabel dan konektornya merupakan media penghubung antara computer dengan computer lainnya atau dengan peralatan jaringan lainnya yang digunakan untuk membentuk jaringan.
 
c. Repeater
 
Fungsi utama repeater adalah untuk memperkuat sinyal. Sinyal yang diterima dari satu segmen kabel LAN akan dipancarkan kembali dengan kekuatan sinyal asli pada segmen kabel lainnya. Sejumlah alat penguat sinyal ini dipasang dalam jaringan dengan jarak tertentu supaya sinyal yang ditransmisikan tetap terjaga seperti ketika dikirimkan.
d. Bridge
Bridge digunakan untuk menghubungkan dua buah LAndan memungkinkan pertukaran paket data dari satu LAN ke LAN yang lain.sebuah bridge menyediakan sambungan antara dua tipe LAN yang sama, misalnya Ethernet LAN dan token-passing. Bridge dapat memperluas jaringan sehingga semua segmen yang saling berhubungan satu sama lainnya menjadi bagian dari LAN yang lebih besar. Selain itu, bridge mempunyai kemampuan untuk mengawasi lalu lintas data sehingga dapat memberikan inforsi tentang voleme lalu lintas dan kesalahan jaringan.
e. Router
 
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari router dan switch merupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN.
D. Kecepatan Akses Internet
Kecepatan akses internet adalah kecepatan transfer data pada saat melakukan akses melalui jalur internet. Terdapat dua macam kecepatan akses internet, yaitu downstream dan upstream. Downstream merupakan kecepatan pada saat kita mengambil data – data dari server internet ke komputer kita. Misalnya, saat kita masuk ke search engine, browsing, dan lain – lain. Adapun upstream adalah kecepatan transfer data yaitu saat kita mengirimkan data dari komputer ke server. Baik downstream maupun upstream memiliki satuan kecepatan transfer data yaitu bps bit per sekon. Artinya, banyaknya bit data yang dipindahkan dari satu komputer ke komputer lain tiap detiknya.
Kecepatan akses internet dihitung dari jumlah data yang dikirim dalam satuan waktu. Jika kita mengirim 1kb file/detik, berarti kita telah mengirim 1.000 byte, dengan 1 byte = 8 bit maka data yang dikirim sama dengan 8.000 bit = 8 kbps kilo bit per sekon. Untuk satuan yang lebih besar mengggunakan Mbps mega bit per sekon berarti 1000 kbps.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Google+ Followers

Cari Blog Ini

Memuat...